JAKARTA (liga335) — Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) menyiagakan sejumlah kapal perang di perairan Indonesia selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Langkah ini diambil untuk memastikan keselamatan pelayaran serta mengantisipasi potensi kecelakaan laut yang sering terjadi selama masa liburan, ketika jumlah kapal dan aktivitas di laut meningkat.
Penyiagaan Kapal Perang oleh TNI AL
Menurut Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal), Laksamana TNI Muhammad Ali, sebanyak 15 kapal perang dari berbagai jenis akan ditempatkan di titik-titik strategis sepanjang jalur pelayaran utama di Indonesia. Selain itu, pihaknya juga akan memperkuat patroli SAR (Search and Rescue) untuk memastikan penanganan cepat apabila terjadi insiden di laut.
“Selama periode libur Natal dan Tahun Baru, kami memastikan semua kapal perang dalam keadaan siaga. Kami juga siap memberikan bantuan SAR jika terjadi kecelakaan atau masalah di laut,” ujar Laksamana TNI Muhammad Ali.
Antisipasi Kecelakaan Laut
Meningkatnya jumlah perjalanan laut selama musim liburan membuat risiko kecelakaan laut semakin tinggi. TNI AL mengingatkan masyarakat, terutama pemilik kapal dan para nelayan, untuk menjaga keselamatan dan memastikan kelayakan kapal sebelum berlayar. Selain itu, TNI AL juga bekerja sama dengan Kementerian Perhubungan dan Syahbandar untuk memastikan kapal yang beroperasi memenuhi standar keselamatan.
“Kami juga terus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait seperti Syahbandar dan Pelindo untuk memantau arus pelayaran dan memastikan kapal yang beroperasi sudah memenuhi standar keselamatan,” tambahnya.
Tindakan Preventif di Laut
Selain penyiagaan kapal perang, TNI AL juga meningkatkan patroli maritim untuk mengantisipasi kemacetan pelayaran dan keamanan di pelabuhan-pelabuhan utama. Peningkatan patroli ini akan dilakukan baik di selat-selat utama, maupun di sekitar pelabuhan-pelabuhan besar di Indonesia yang menjadi jalur lalu lintas kapal besar selama musim liburan.
“Kami akan fokus di titik-titik rawan, seperti Selat Sunda dan Selat Bali, yang biasanya padat oleh kapal selama liburan. TNI AL berkomitmen untuk memastikan keamanan pelayaran agar masyarakat dapat merayakan liburan dengan aman,” ujar Laksamana TNI Muhammad Ali.
Kampanye Keselamatan Laut kepada Masyarakat
TNI AL juga terus mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan keselamatan laut. Kampanye keselamatan dilaksanakan dengan membagikan informasi melalui berbagai kanal komunikasi serta melibatkan masyarakat dalam program Sosialisasi Keselamatan Berlayar.
“Kami berharap masyarakat bisa lebih peduli dengan keselamatan saat berlayar. Terutama dalam memeriksa kelayakan kapal dan penggunaan alat keselamatan seperti pelampung,” tegas Kasal.
Harapan TNI AL di Libur Natal-Tahun Baru
Dengan penyiagaan kapal perang dan peningkatan patroli maritim, TNI AL berharap dapat mengurangi potensi kecelakaan laut selama liburan. Hal ini juga menjadi bagian dari komitmen TNI AL dalam mendukung kedaulatan maritim dan menjaga keselamatan rakyat Indonesia di laut.
“Kami ingin agar libur Natal dan Tahun Baru bisa berlangsung aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat. TNI AL akan terus bekerja keras untuk memastikan keamanan di laut,” tutup Laksamana TNI Muhammad Ali.