Jakarta (INITOGEL) — Memperingati Hari Ibu, Kongres Wanita Indonesia (Kowani) mengirimkan 7,5 ton bantuan kemanusiaan ke sejumlah wilayah terdampak bencana di Sumatra. Bantuan tersebut merupakan wujud kepedulian perempuan Indonesia terhadap korban bencana alam.
Ketua Umum Kowani menyampaikan bahwa bantuan yang dikirim mencakup kebutuhan pokok seperti beras, makanan siap saji, air minum, pakaian layak pakai, perlengkapan bayi, serta kebutuhan khusus perempuan dan anak. Seluruh bantuan dihimpun dari organisasi anggota Kowani dan mitra kemanusiaan.
“Momentum Hari Ibu kami maknai sebagai aksi nyata kepedulian. Perempuan hadir tidak hanya sebagai penguat keluarga, tetapi juga sebagai penggerak solidaritas kemanusiaan,” ujar Ketua Umum Kowani dalam seremoni pelepasan bantuan di Jakarta.
Perhatian pada Perempuan dan Anak
Kowani menaruh perhatian khusus pada kebutuhan perempuan, ibu, dan anak di lokasi bencana. Bantuan seperti perlengkapan kebersihan diri, kebutuhan bayi, dan dukungan psikososial dinilai penting untuk membantu pemulihan kelompok rentan.
Pengiriman bantuan dilakukan secara bertahap dan dikoordinasikan dengan pemerintah daerah, relawan lokal, serta lembaga penanggulangan bencana agar tepat sasaran.
Solidaritas Perempuan Indonesia
Aksi kemanusiaan ini melibatkan relawan perempuan dari berbagai organisasi anggota Kowani. Mereka turut serta dalam proses pengemasan hingga pendistribusian bantuan, sebagai simbol peran aktif perempuan dalam aksi sosial dan kemanusiaan.
“Kami ingin memastikan bantuan ini benar-benar sampai kepada mereka yang membutuhkan dan meringankan beban para ibu di pengungsian,” kata salah satu relawan.
Dukungan Pemulihan Pascabencana
Kowani berharap bantuan 7,5 ton tersebut dapat membantu memenuhi kebutuhan mendesak warga terdampak sekaligus menjadi penyemangat bagi para korban untuk bangkit. Selain bantuan logistik, Kowani juga membuka peluang dukungan lanjutan berupa pendampingan dan pemberdayaan perempuan pascabencana.
Melalui peringatan Hari Ibu ini, Kowani menegaskan komitmennya untuk terus berperan aktif dalam isu kemanusiaan, memperkuat solidaritas nasional, dan memastikan perempuan menjadi bagian penting dalam setiap upaya pemulihan bencana.