Jakarta — Layanan Transjakarta pada Koridor 13 mengalami keterlambatan pada Jumat pagi akibat banjir yang merendam sejumlah titik lintasan. Genangan air memaksa operasional dilakukan lebih hati-hati demi keselamatan penumpang dan awak bus.
Gangguan ini berdampak pada kepadatan di halte serta waktu tempuh yang lebih lama dari biasanya, terutama pada jam berangkat kerja.
Penyebab dan Penanganan
Hujan intensitas tinggi sejak malam hingga dini hari menyebabkan genangan di ruas jalan yang dilalui Koridor 13. Untuk menghindari risiko, petugas melakukan:
-
Pengaturan kecepatan dan jarak tempuh
-
Penyesuaian headway sementara
-
Pemantauan titik rawan genangan
Transjakarta berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mempercepat penanganan dan memulihkan layanan secara bertahap.
Imbauan bagi Penumpang
Penumpang diimbau:
-
Mengantisipasi waktu perjalanan lebih awal
-
Memantau informasi resmi Transjakarta terkait pembaruan layanan
-
Mengutamakan keselamatan dan mengikuti arahan petugas di halte
Alternatif rute dapat dipertimbangkan sementara, menyesuaikan kondisi lapangan.
Keamanan Publik dan Layanan
Keselamatan tetap menjadi prioritas utama. Operasional di tengah banjir dilakukan dengan prinsip kehati-hatian untuk mencegah insiden. Petugas lapangan disiagakan di halte-halte terdampak guna membantu arus penumpang.
Human Interest: Pagi yang Tertahan
Bagi pekerja dan pelajar, keterlambatan di pagi hari berarti penyesuaian agenda. Sejumlah penumpang terlihat saling berbagi informasi dan memberi ruang antrean, mencerminkan solidaritas kecil di tengah cuaca ekstrem.
Penutup
Keterlambatan Transjakarta Koridor 13 pada Jumat pagi akibat banjir menjadi pengingat tantangan mobilitas di musim hujan. Dengan antisipasi waktu, informasi yang akurat, dan kehati-hatian operasional, gangguan diharapkan segera teratasi.